
May 10, 10:42 PM
Ubuntu versi 8.04 dengan kode nama Hardy Heron secara resmi dirilis 24 April 2008. Versi terbaru ini merupakan versi LTS (long time support) yang merupakan jenis versi dengan support yang terpanjang dari Ubuntu, yaitu selama 3 tahun untuk versi desktop. Artinya selama 3 tahun ini akan ada dukungan terhadap pengembangan paket baru, update paket, bug atau security update.
Disamping itu, Hardy ternyata diam-diam tampil dengan perubahan: Gnome yang baru, Xorg yang baru, tambahan paket: Brasero, transmission, dan hal yang baru lainnya. Lengkapnya bisa dilihat disini
Hal-hal inilah yang membuat ingin cepat-cepat upgrade Gutsy di notebook. Harapannya adalah disamping ingin menikmati perubahan-perubahan dan perbaikan di versi baru ini, juga berharap hardware yang ada bisa berfungsi lebih optimal. Tentunya cara yang lebih tepat adalah mencobanya langsung.
Dari versi ke versi yang pernah saya coba, selalu ada perbaikan kinerja dari hardware notebook yang saya pakai ini. Dari Feisty ke Gutsy misalnya card reader bawaan notebook bisa berfungsi dengan baik setelah sebelumnya tidak dikenali. Konektifitas dengan kamera digital pun juga jadi lancar. Waktu di Feisty saat kamera dicolokkan ke notebook si Feisty langsung hang. Tetapi di Gutsy bisa berajalan dengan lancar secara default. Waktu yang diperlukan saat booting di Gutsy secara standar lebih cepat beberapa detik dibandingkan dengan Feisty yang sekitar 1 menit lebih sedikit waktu yang diperlukan untuk booting.
Saat ini masih ada beberapa hardware di notebook ini yang belum optimal dan bahkan belum bisa berfungsi sama sekali. Diantaranya: VGA dengan chipset Via, bisa berfungsi tetapi ada trik tertentu untuk menjalankannya. Saya merasa iri sekali dengan VGA Intel yang berfungsi out of the box dan bisa menikmati eye candy dan efek 3d desktop yang keren-keren itu. Webcam, tidak berfungsi sama sekali. Modem internal (soft modem), harus install dulu drivernya secara manual. Modem ini tidak pernah saya gunakan sama sekali.
Lalu dengan cara bagaimana saya mencicipi Hardy ini. Apakah dengan cara upgrade dari versi sebelumnya (Gutsy) atau dengan fresh install? Kedua cara instalasi di atas ada kelebihan dan kelemahannya.
Kelebihan dari cara upgrade adalah data-data, setting serta paket program yang sudah dinstalasi pada Gutsy tidak berubah. Jadi anda tidak perlu meng-install lagi paket yang anda punya. Hanya komponen-komponen operating system saja yang akan di-upgrade ke Hardy. Karena settingan saat di Gutsy tidak berubah, makan setting-an anda yang tidak perlu, file-file temporary dan backup masih tersimpan disana. Kadangkala sisa-sisa settingan ini berpengaruh dan menyebabkan error saat proses upgrade atau setelah upgrade. Disamping itu, ada perasaan, ya hanya perasaan saja, kalau meng-upgrade itu masih tersisa sampah-sampah file tertentu di komputer kita. Satu hal lagi, dengan upgrade kita tidak bisa mengetahui proses instalasi dan segala perniknya hingga selesai. Dengan mengetahui proses instalasi ini kalau ada masalah akan dengan mudah mengetahui penyebabnya hingga bisa segera dicari tahu solusinya. Tentu saja kelebihan meng-upgrade tidak memakan waktu sebanyak fresh install.
Cara lainnya adalah dengan fresh install. Hal yang merepotkan kalau menggunakan cara fresh install adalah membuat backup data-data, mencatat setting-an tertentu, mencatat paket-paket program yang terpakai dan me-restore setelah selesai instalasi. Kalau sudah terbiasa proses fresh install ini seru juga untuk dinikmati. Kalau proses persiapan (membuat catatan dan backup) sudah beres, waktu yang dilakukan untuk proses instalasi hanya memakan waktu sekitar 40 menit saja. Mungkin yang memakan waktu adalah me-restore data-data dan meng-install kembali paket-paket program. Apalagi kalau koneksi internet yang kita punya lambat, akan makin terasa menyiksa. Sukurlah saat ini banyak komunitas yang menyediakan repository dalam bentuk DVD sehingga tidak memerlukan koneksi internet untuk menambah paket program yang kita butuhkan.
Saya sendiri akhirnya memilih cara fresh install. Walau dengan segala keruwetan membuat backup, mencatat paket-paket yang saya gunakan, mencatat setting kustomisasi lainnya, tapi terasa puas membuat sistem menjadi benar-benar fresh dan data-data kembali selamat. Satu lagi dengan fresh install saya bisa tahu perilaku OS baru ini terhadap hardware yang saya punya. Yaitu apakah hardware didukung out of the box oleh OS atau masih memerlukan trik khusus.
So, mau dengan cara upgrade distribution atau fresh install, pilihan ada pada anda.
shemurie,
kalau dilihat dari pesan errornya, kayaknya masalahnya bukan pada ubuntu kamu, tapi pada server dimana kamu mau nyantol yg tidak menyediakan dhcp server.
di ubuntu saya, saya tidak mengeset apa2 saat dicolok ke konektor modem speedy (rj45). tunggu sebentar dan dapat deh ip dari dhcp servernya speedy.
mas dody, salam kenal jg ya.
saya belum pernah coba jalanin vcd di mplayer saat pakai hardy ini. dulu waktu masih di feisty pernah nyoba, tapi menggunakan VLC.
saat ini, di hardy saya, walau sudah aku install VLC tapi belum pernah nyoba muter VCD. tapi kalau klip film 3gp sih sering… :D
saran saya, coba install VLC.
Commenting is closed for this article.
GP Spanyol: Ferrari finish 1-2 Ubuntu Hardy di Axioo VL 856 P
#1 · shemurie
May 21, 04:08 PMmas, kenalkan saya newbie di ubuntu…
saya sudah instal ubuntu pake wubi di windows XP saya.
nah pas saya jalankan hardy heron saya tersebut , saya gagal terus untuk setting IP-nya. saya menggunakan DHCP.
saya sudah menggunakan perintah # dhclient eth0
malah keluar tulisan:
NO DHCPOFFERS received
NO wordking leases in persistent database sleeping
terus saya coba lewat GUI,
system -> administrator ->network
saya masuk ke wire connection dan mengubahnya menjadi DHCP, pas ping ke gateway masih gagal
kemudian property wired connectionnya saya cukup centang enable roaming apa gitu,
itu juga masih gagal koneksinya internya.
ada apa dengan hardy heron saya ya, mas?
terima kasih sebelumnya…